Oleh: yontara54 | Juni 22, 2012

Mendidik buah hati

    Sebuah artikel menarik tentang anak yang sangat berguna khususnya untuk memdidik anak, dan mudah2an juga berguna untuk para pembaca yang memiliki anak dengan usia dibawah 18 tahun.. karena untuk kemandirian anak tersebut pada masa dewasanya..

 

    Jangan Siksa Anak dgn Kesenangan

 

    Anak yang lahir dan tumbuh dalam keluarga-keluarga yang serba ada, penuh kasih sayang tetapi kurang disiplin, menghasilkan anak manja. Semua keinginan mereka relatif terpenuhi berlimpah.

 

    Ada banyak alasan orangtua memanjakan anak. Di kota besar alasan klasik adalah orangtua kasihan dengan anak yang ditinggal sendirian di rumah hanya dengan pembantu. Kesibukan kerja membuat mereka lebih mengikuti kemauan anak. Pemanjaan sebagai jalan mengatasi rasa bersalah. Semua fasilitaspun disediakan.

 

    Sementara itu, ada orangtua yang tergoda memanjakan anak karena trauma dengan masa lalunya yang sulit dan pahit. Hidup dalam kemiskinan (ortu) yang menyakitkan. Setelah dia menjadi “orang” alias kaya, dia mau anaknya senang. Fasilitas diberikan secara berlebihan.

 

    Tak jarang anak sampai taraf duduk di SMP, untuk membuat minumanpun selalu sang Ibu atau pembantu yang menyediakan. Mengangkat tas ke mobil, dan sebagainya ada supir. Akibanya anak tidak mandiri. Daya juangnya tidak bertumbuh.

 

    Harga diri mereka pun relatif rendah. Sebab harga diri mereka dibangun atas apa yang mereka miliki (secara lahiriah) bukan pada karakter dan nilai hidup yang sehat. Penyebab lainnya adalah hubungan batin dengan orang tua tidak terbangun, sehingga mereka cenderung menjadikan teman sebagai sarana curhat dan menghabiskan waktu. Jika mereka bertemu dengan teman yang salah, mereka mudah tersesat dalam pergaulan yang buruk. Apalagi mereka diberi uang jajan berlebihan.

 

    Akibat dimanjakan, daya tahan stres merekapun tidak terbangun dengan baik. Tantangan dan kesulitan menjadi barang mewah bagi anak yang dimanjakan ini. Hingga masa remaja, mereka tidak cakap membedakan mana itu keinginan (wants) dan kebutuhan (needs).

 

    Dalam pengalaman kerja, di beberapa pusat rehab dan depresi, kami menemukan banyak dari remaja tersebut besar dengan dimanjakan. Mereka tidak cakap mengelola konflik saat berada di bangku SMP dan SMU. Mereka mulai menghadapi pelbagai kesulitan yang mereka tidak jumpai di rumah. Apalagi saat menjumpai orangtuanya mulai keras dan kasar, tidak seperti dia masih duduk di sekolah TK dan SD.

 

    Akibatnya anak mudah stres, marah dan frustrasi, dan obat (narkoba) yang ditawarkan teman mereka rasakan mampu meredakan konflik batin tersebut. Meski mereka mungkin tidak sampai menggunakan narkoba, daya juang mereka relatif rendah. Ini mempengaruhi prestasi studi dan jenjang karir. Tidak sedikit mereka berpindah-pindah kerja hanya dengan alasan tidak enak dan tidak cocok dengan rekan sekerja.

 

    Sebagai penutup tulisan ini, Penulis mengajak kita memikirkan hal ini. Bahwa hal yang menyiksa hidup (anak) kita sesungguhnya bukanlah kesusahan tetapi justru kesenangan (berlebih). Mereka yang terbiasa dengan kesenangan, (sering) merasa tak pernah puas dengan kesenangan. Saat kesusahan datang dia bingung bukan kepalang serta sulit bersyukur. Mudah stres dan mencari jalan pintas, seperti drug hingga mencelakakan diri.

 

    Sedangkan mereka yang terbiasa hidup dengan disiplin dan hidup dengan kesusahan, justru lebih tahan banting dengan kesusahan. Mereka mudah terhibur dan menghargai kesenangan meski hanya sedikit. Mereka tertantang mengejar kesenangan (kesuksesan) secara sportif, bukan dengan jalan pintas karena fasilitas orangtua mereka. Bagi mereka kesulitan justru menjadi pemicu untuk maju dan bertumbuh. Ketika sukses mereka menghargai proses lebih dari pada hasil.

 

    Semoga kita diberi hikmat, kasih dan kebijaksanaan mengasuh anak-anak titipanNya. Terhindar dari perilaku yang bisa menjadi “penyiksa” anak-anak dengan memanjakan mereka secara berlebihan.

 

Wassalam.

 

Celoteh…………..

 

Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah. Karena marah membutuhkan tarikan 32 otot wajah (kata seorang dokter) Tersenyumlah Saudaraku.. Karena senyuman membuat peredaran darah menjadi lebih baik Karena senyuman membuat hati menjadi lebih ceria

—- 000 —–

Pada saat musim panen akan segera tiba Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur. ”Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku. ”Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja. agar dia bisa menghargai yang namanya kerja keras

—- 000 —–

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?”Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.”Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam. ”Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi. ”Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana. ”Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat. Karena sesungguhnya, keberhasilan adalah Proses terbaik yang dilakukan dengan cara terbaik bukan Proses singkat yang dilakukan dengan cara yang asal-asalan

—- 000 —–

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku. ”Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan”dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat. Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja. Karena akan binasa orang yang tidak tahu kemampuan dirinya

—- 000 —–

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai? ”Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit. ”Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja. “You are what you think about. Beware of your mind”

 

Sahabat berceloteh…..

 

JANGAN MENUNGGU …………BERGERAKLAH…..

12 Kata JANGAN yang bagus untuk direnungkan.. intinya BERGERAKLAH.. jika tidak kita akan tertinggal..!! Bismillahi tawakaltu alallahi….

 

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain!    Maka kamu akan dipedulikan.

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu.

8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.

9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah, bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.

10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.

12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

Dan Kamu Pasti Bisaa…!!!

 

Wassalam.

Midden Yontara.Gambar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: